Hukum Menjadi Instrumen “Penggusur” Rakyat

“Mereka (kapitalisme) mengeruk kekayaan alam dengan menyingkirkan hak-hak masyarakat lokal, bukan dengan melanggar aturan, tetapi melalui (menggunakan) aturan.” — Chandra Irawan Sebagai bagian untuk mempromosikan pendekatan Pluralisme Hukum di Provinsi Bengkulu, SPHR-Bengkulu bersama Rumah Literasi Yayasan Akar berinisiatif memfasilitasi serial diskusi. Diskusi pertama dilakukan pada Senin (27/01/2014) dengan tema Sentralisme Hukum dan Pengingkaran Hak-hak Masyarakat Lokal … Lanjutkan membaca Hukum Menjadi Instrumen “Penggusur” Rakyat